Ocehan

Pagi yang Berengsek

"Maka pada suatu pagi hari ia ingin sekali menangis sambil berjalan tunduk sepanjang lorong itu. Ia ingin pagi itu hujan turun rintik-rintik dan lorong sepi agar ia bisa berjalan sendiri saja sambil menangis dan tak ada orang bertanya kenapa." --SDD, Pada Suatu Pagi. Hari ini, pukul sembilan pagi, aku ingin menjadi "ia" di dalam sajak… Lanjutkan membaca Pagi yang Berengsek

Iklan
Ocehan

Sesuatu di akbaryoga

Aku mengirimkan lima emoji tawa yang keluar air mata seusai membaca pesan dari Lisa. Aku lalu menambahkan, "Mau nyuruh aku balik ngeblog aja repot-repot amat." Sebelumnya, Lisa dengan seenak jidat mengubah lirik Adhitia Sofyan, Sesuatu di Jogja, menjadi begini: Sudah saatnya kau tengok blog yang tertinggal. Sampai kapan akan ada tulisan baru? Hingga kini masih… Lanjutkan membaca Sesuatu di akbaryoga

Ocehan

Deprivasi Tidur

Seumpama kipas angin di rumahmu, kesepian seperti tombol nomor tiga yang mendatangkan hawa paling dingin. Seumpama guling, pertanyaan-pertanyaan soal hidup adalah suatu hal yang gemar kaupeluk, tapi tidak juga menawarkan kehangatan. Satu-satunya alasan matamu sulit terpejam: selalu ada dia di sana. Kau lelah terus-terusan bermimpi tentangnya. Jadi, adakah pilihan yang lebih baik selain menghancurkan diri… Lanjutkan membaca Deprivasi Tidur

Cerita · Ocehan

Perasaan Ganjil yang Kembali Menyerang

Perasaan ganjil ini kembali menyerang saya. Ada semacam ketakutan menuangkan pikiran setelah membaca tulisan yang idenya bagus, liar, dan gila. Apalagi penggarapannya pun luar biasa. Saya akan merasa kerdil sehabis mengetahui, bahwa apa yang saya ceritakan itu tidak ada apa-apanya dan belum tentu menarik bagi orang lain. Namun seperti yang penulis-penulis terdahulu katakan, seenggaknya ada… Lanjutkan membaca Perasaan Ganjil yang Kembali Menyerang

Ocehan

Ini Metafora atau Kiasan atau Omong Kosong?

Alih-alih mengucapkan “Selamat Hari Ibu”, saya justru ingat sama blog akbaryoga yang sudah berusia enam tahun. Geli juga melihat tiga tahun pertama yang cuma buang sampah dan tahi sembarangan. Anehnya, setahun kemudian saya malah senang melakukannya secara rutin seminggu sekali. Tujuannya supaya bersih, lega, dan sehat. Setahun berikutnya pun masih sama, tapi sedikit-sedikit mulai belajar… Lanjutkan membaca Ini Metafora atau Kiasan atau Omong Kosong?