Puisi

Aku Memang Tidak Tahu Malu

Sehabis membaca kitab puisi almarhum SS, Dan Kematian Makin Akrab, aku rasanya tidak berani lagi mengukir sajak di sini, di tempat ini, atau di mana pun. Aku pun sekarang bingung, kenapa bisa-bisanya menampilkan deretan kata busuk dengan jemawa. Yang mungkin akan membuat pencinta diksi tertawa sekaligus kecewa. Sebab di rumah ini, di kamar ini, tak ada yang istimewa.

Semestinya aku mengerti dan menyadari, bahwa sajak-sajakku tidak pernah lolos setiap kali kukirim ke media. Padahal semua yang terbaik telah kucoba revisi dan transmisi. Mungkinkah susunan aksaraku sudah basi? Apakah karena aku tak punya ‘nama’, jadi mungkin mereka bersikap gengsi? Aduh, lupakan kalimat barusan. Aku menuliskannya saat terbawa emosi. Barangkali mereka punya standar asasi atau berusaha menerapkan majas alusi. Itu sudah sepantasnya. Baiklah, tak apa-apa. Mungkin terbit bagiku hanya sekadar ilusi. Jadi, tak ada panggung lagi untuk manusia depresi?

Tapi kini dengan tololnya, semua rangkaian nonsens ini malah aku maksudkan sebagai puisi. Haruskah kuhapus semua kata-kata ini?

“Jangan,” ucap sesosok bocah di dalam diriku.

“Kenapa?” tanyaku.

“Apakah kau meracik sajak cuma demi uang? Kuyakin kau lebih mulia dari itu, wahai diriku yang dewasa. Kau menciptakan puisi untuk mengisi ruang. Bersenang-senang. Duit bukanlah tujuan utama. Kau mengirimkannya karena mencari peluang. Untuk menghabiskan waktu-waktu luang. Kumohon, tetaplah berjuang sampai menuju liang.”

Aku tak dapat berkata-kata lagi mendengar ocehan polosnya. Tulisan ini akhirnya selesai dan aku ingin mempertahankannya.

Aku memang tidak tahu malu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s