Tanpa kategori

Katalis

Rendam dan dinginkan kepalamu di kolam berwarna langit itu, Sayangku. Jangan kau sunggi lagi nerakanya. Kau manusia, bukan malaikat, iblis, atau Tuhan. Kasihan gagasanmu yang suci itu kalau terus-menerus terbakar oleh dosa, lalu berjatuhan. Menyisakan abu. Tertiup angin. Kehilangan ingin. Tak ada arti.

Apa kini apinya telah padam? Jika sudah, kumpulkan energi-energi baru. Santai saja, tak usah terburu-buru. Hari ini aku sedang berbaik hati. Mengizinkanmu beristirahat kembali. Kau dapat memulihkan dan memendam tenagamu.

Tapi setelah itu, aku pastikan tak ada lagi kata tunda. Berhentilah menjadi pengecut yang selalu mengandalkan besok. Mau sampai kapan kegagalan itu melanda? Kalau kau sampai ingkar lagi, jawabannya cuma satu: nasibmu bakal rongsok.

/Januari 2019

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s